Bapas Kelas I Tangerang Resmikan Griya Abhipraya Mandiri Bapasta, Wujud Nyata Pembinaan dan Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan

Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan melalui peresmian Griya Abhipraya Mandiri Bapasta yang dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai dengan dihadiri oleh berbagai unsur pemasyarakatan dan stakeholder terkait.
Peresmian Griya Abhipraya Mandiri Bapasta menjadi salah satu langkah strategis Bapas Kelas I Tangerang dalam meningkatkan kualitas pembimbingan bagi Klien Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan kemandirian. Kehadiran griya tersebut diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan produktif yang dapat membantu para Klien Pemasyarakatan mengembangkan keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri untuk kembali dan diterima di tengah masyarakat.
Kegiatan peresmian dihadiri oleh Kepala Bidang PK Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Banten, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Banten, PK Madya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Banten, pejabat struktural dan pegawai Bapas Kelas I Tangerang, Klien Pemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan dan sinergi bersama terhadap pelaksanaan program pembinaan yang berkelanjutan.

Kepala Bapas Kelas I Tangerang, Heri Aris Susila, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Griya Abhipraya Mandiri Bapasta merupakan bentuk nyata komitmen pemasyarakatan dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan Klien Pemasyarakatan dalam membangun kehidupan yang lebih baik setelah menjalani proses hukum.
Menurutnya, pembinaan kemandirian menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial. Dengan memiliki keterampilan dan kemampuan produktif, Klien Pemasyarakatan akan lebih siap menghadapi kehidupan di masyarakat dan memiliki peluang lebih besar untuk hidup mandiri serta menjauhi perilaku yang melanggar hukum.
“Griya Abhipraya Mandiri Bapasta diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan yang mampu mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan melalui berbagai kegiatan produktif, pelatihan keterampilan, serta pengembangan potensi diri guna menciptakan kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup Klien Pemasyarakatan di tengah masyarakat,” ujar Heri Aris Susila.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Selain seremoni peresmian, kegiatan juga menjadi momentum penguatan koordinasi antara Bapas Kelas I Tangerang dengan seluruh stakeholder pemasyarakatan di wilayah Banten. Sinergi tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan program pembinaan berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang nyata.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Tangerang berharap tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam mendukung pembinaan Klien Pemasyarakatan. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi para Klien Pemasyarakatan yang sedang menjalani proses reintegrasi sosial.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan disebutkan bahwa sejumlah hasil positif berhasil dicapai melalui peresmian Griya Abhipraya Mandiri Bapasta. Di antaranya adalah terlaksananya peresmian sarana pembinaan kemandirian bagi Klien Pemasyarakatan, meningkatnya dukungan berbagai pihak terhadap program pembinaan Bapas Kelas I Tangerang, tumbuhnya motivasi Klien Pemasyarakatan dalam mengikuti program pembinaan, serta terbangunnya komitmen bersama untuk mendukung reintegrasi sosial secara optimal.
Program pembinaan berbasis kemandirian seperti Griya Abhipraya Mandiri Bapasta dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan sosial. Tidak hanya fokus pada pengawasan, program ini juga memberikan kesempatan kepada Klien Pemasyarakatan untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.
Dengan diresmikannya Griya Abhipraya Mandiri Bapasta, Bapas Kelas I Tangerang optimistis program pembinaan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. Ke depan, fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat nyata, baik bagi Klien Pemasyarakatan maupun masyarakat luas.


